Laporan Kegiatan

Konsekuensi Perang Dingin adalah melimpahnya penjualan senjata ilegal dari bekas Uni Soviet ke negara berkembang, khususnya negara-negara Afrika. Potensi besar dari bisnis gelap ini menarik para pedagang senjata untuk mencoba peruntungan di area peperangan. Tema ini diangkat dalam film berjudul Lord of War (2005) yang...

Pada 24-26 November 2015, Kedutaan Besar Jerman untuk Indonesia bekerjasama dengan Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Paramadina, Goethe-Institut dan dan Konrad Adenauer Foundation menyelenggarakan lokakarya internasional dengan tema “Radikalisasi dan Deradikalisasi: Membandingkan Pengalaman – Jerman, Indonesia, dan Seterusnya.” Lokakarya ini bertujuan membagikan pengetahuan dan pengalaman...

Salah satu tantangan besar demokrasi Indonesia adalah konflik kekerasan yang didasari atas kebencian terhadap golongan tertentu. Sederetan kasus konflik kekerasan atas nama kebencian selalu diawali dengan hasutan atau ujaran kebencian (hate speech), misalnya anti-Ahmadiyah di Cikeusik, Banten, atau anti-Syiah di Sampang, Madura. Saat ini tindakan...

Sebagai upaya memperkuat dialog dan toleransi terhadap kesadaran kebebasan beragama dan berkeyakinan di Jawa Barat, Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Yayasan Paramadina, menjalin program yang diberi nama Respect and Dialogue (READY). Bergabung dalam program tersebut konsorsium bersama LBH Jakarta, Wahid Institute, Fahmina Cirebon, dan...

Agama Islam tidak begitu saja menyerapkan suatu ciri kebangsaan secara pasif. Terdapat keterbukaan gagasan baru, toleransi, dan adaptasi sedemikian rupa oleh sebuah kelompok. Seperti pendapat sejumlah peneliti yang melihat di Jawa, bahwa Islam umumnya hanya bagaikan lapisan krem tipis di atas roti yang tebal, terbuat...

“Pengalaman adalah guru terbaik; manfaatkanlah pengalaman Anda dan pengalaman peserta didik.” Banyak teknik-teknik dan metode memfasilitasi sebuah forum dipraktikkan dan dipelajari di banyak tempat. Tak luput juga keterampilan memfasilitasi juga harus dikuasai oleh seorang peneliti, ataupun aktivis sosial lainnya. Sebuah training fasilitasi dibuat oleh Pusat Studi...

Paska mengikuti Muktamar NU ke-33 di Jombang lalu, kami mengunjungi rumah Nurcholish Madjid, yang biasa disapa Cak Nur, di Mojotengah, Jombang, Jawa Timur. Dari jalan raya utama, harus menyusuri jalan sepanjang delapan ratus meter untuk sampai ke dusun tempat kediaman keluarga Madjid tersebut. Dengan melewati...

Para teroritisi pendukung demokrasi menyebut demokrasi adalah agen perdamaian. Dengan menerapkan demokrasi, sebuah negara lebih condong pada perdamaian dan nirkekerasan tinimbang perang. Mereka mendaku bahwa demokrasi tidak berperang karena demokrasi berbagi kesamaan norma untuk hidup bersama, dan memiliki institusi domestik yang dapat menahan negara untuk...

Ashoka, raja Maurya yang memerintah sejak tahun 269-232 SM dikenang salah satu raja yang gemilang dalam sejarah India. Kumpulan titahnya yang terkenal mengandung nilai-nilai kemanusiaan adiluhung yang masih relevan untuk direnungkan hari ini. Namun, titahnya yang paling monumental adalah mengenai pluralisme di antara para penganut...