Husni Mubarok

Husni Mubarok adalah peneliti Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Paramadina dan Forum Muda Paramadina. Ia menyelesaikan pendidikan tingginya di Jurusan Akidah dan Filsafat, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, pada 2007. Tahuh 2012, ia menjadi fellow pada International Summer School “Negotiating Space in Diversity: Religions and Authorities” di Yogyakarta dan Bali, yang diselenggarakan International Summer School on Religion and Public Life (ISSRPL), Indonesia Consortium for Religious Studies (ICRC) dan Center for Religious and Cross Culture Studies (CRCS), UGM.

Publikasi

  • Mengelola Keragaman: Pemolisian Kebebasan Beragama di Indonesia  (Jakarta: Yayasan Wakaf  Paramadina, MPRK-UGM, The Asia Foundation, 2012)  –  co-author dengan Ihsan Ali-Fauzi, Rizal Panggabean, dan Titik Firawati.
  • Memperbaiki Mutu Demokrasi di Indonesia: Sebuah Perdebatan (Jakarta: Yayasan Paramadina, 2012) – penyunting.
  • Panduan Praktis Pemolisian Kebebasan Beragama (Jakarta: Yayasan Wakaf  Paramadina, MPRK-UGM, The Asia Foundation, 2012)  – penyunting.
  • Kontroversi Gereja di Jakarta  (Yogyakarta: Program Studi Agama dan Lintas Budaya, Universitas Gadjah Mada, 2011)  –  co-author, dengan Rizal Panggabean, Ihsan Ali-Fauzi, Nathanael Gratias, Anick H.T., Testriono, dan Siti Nurhayati.
  • Pembaharuan tanpa Apologia? Esai-esai tentang Ahmad Wahib (Jakarta: Yayasan wakaf Paramadina, 2010) – editor bersama Saidiman Ahmad dan Testriono.
  • Satu Abad Muhammadiyah: Mengkaji Ulang Arah Pembaharuan (Jakarta: Yayasan Paramadina dan LSAF, 2010) – kontributor.
  • All You Need is Love: Cak Nur di Mata Anak Muda (Jakarta: Yayasan Wakaf  Paramadina, MPRK-UGM, The Asia Foundation, 2008)  – kontributor.