Kolaborasi PUSAD Paramadina dan Hukumonline Perkuat Edukasi Hukum untuk Literasi Demokrasi di Indonesia

Kolaborasi PUSAD Paramadina dan Hukumonline Perkuat Edukasi Hukum untuk Literasi Demokrasi di Indonesia

Kolaborasi PUSAD Paramadina dan Hukumonline Perkuat Edukasi Hukum untuk Literasi Demokrasi di Indonesia

Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Paramadina resmi menjalin kolaborasi dengan Hukumonline untuk memperkuat edukasi hukum dan literasi demokrasi di Indonesia. Lewat pertemuan daring, 17 April 2026, kerja sama ini ditandai dengan pemanfaatan AIlex, teknologi berbasis Generative Artificial Intelligence yang dikembangkan Hukumonline untuk membantu penelusuran, analisis, dan pemahaman informasi hukum secara lebih cepat dan akurat.
Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung upaya penguatan demokrasi, khususnya dalam isu kebebasan beragama atau berkeyakinan (KBB) serta perlindungan hak-hak sipil. Melalui akses yang lebih mudah terhadap sumber-sumber hukum yang kredibel dan terverifikasi, para mediator, penggiat demokrasi, peneliti, serta pegiat masyarakat sipil diharapkan dapat memahami regulasi yang kompleks secara lebih efektif.
AIlex memungkinkan pengguna menelusuri dasar hukum suatu kebijakan, menemukan regulasi yang relevan dalam waktu singkat, serta memperoleh informasi hukum yang tetap berpijak pada sumber dan prinsip hukum yang dapat dipertanggungjawabkan. Kehadiran teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas para aktor masyarakat sipil dalam melakukan riset, advokasi kebijakan, hingga edukasi publik.
Di tengah derasnya arus informasi digital dan meningkatnya tantangan disinformasi, literasi hukum menjadi kebutuhan yang semakin mendesak. Tidak hanya bagi kalangan akademisi dan praktisi hukum, pemahaman terhadap regulasi juga penting bagi para mediator demokrasi, aktivis, jurnalis, serta peneliti yang bekerja di bidang hak asasi manusia dan kebebasan sipil. Kemampuan membaca, memahami, dan menafsirkan aturan hukum secara tepat menjadi fondasi penting bagi partisipasi publik yang kritis dan bertanggung jawab.
PUSAD Paramadina menilai bahwa penguatan kapasitas hukum tidak hanya berkontribusi pada peningkatan profesionalisme para penggerak masyarakat sipil, tetapi juga berperan penting dalam upaya melindungi kelompok-kelompok rentan yang kerap menghadapi diskriminasi maupun pembatasan hak. Di tengah meningkatnya ancaman kriminalisasi terhadap pembela hak asasi manusia dan penggiat demokrasi, akses terhadap informasi hukum yang akurat menjadi instrumen penting untuk memperkuat perlindungan dan strategi advokasi.
Melalui kolaborasi ini, PUSAD Paramadina dan Hukumonline menegaskan komitmen bersama untuk membangun ekosistem pengetahuan dan advokasi berbasis hukum yang lebih inklusif, kredibel, dan mudah diakses. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas distribusi pengetahuan hukum kepada publik sekaligus memperkuat fondasi demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan, kesetaraan, dan perlindungan hak-hak dasar warga negara.