Author: PUSAD Paramadina

Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Paramadina, bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tasikmalaya, dan Lembaga Kajian Komunikasi dan Pemberdayaan Sosial (LK Kompas) menggelar “Lokalatih Mediasi Konflik Keagamaan” di Tasikmalaya. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada 18-20 September 2020 di kawasan Pantai Pangandaran. Direktur...

Pengantar buku Sains Religius, Agama Saintifik Ditulis oleh: Ihsan Ali-Fauzi   Saya kurang bergairah mengikuti polemik terkait sains dan agama yang berkembang akhir-akhir ini, sekalipun ini sebenarnya tema penting untuk kerja-kerja saya. Dua alasannya perlu saya kemukakan agak detail di sini. Pertama, dari beberapa sumbangan yang sempat saya baca,...

Para penghayat kepercayaan atau penganut agama leluhur di Indonesia memperoleh perlakuan diskriminatif akibat pengelompokan agama atau kepercayaan. Pengelompokan tersebut pada gilirannya memungkinkan dominasi satu kelompok atas kelompok lainnya yang terwujud dalam kebijakan diskriminatif terkait agama. Demikian pandangan Samsul Maarif, direktur Center for Religious and Cross-cultural...

The Religious Affairs Ministry must immediately reconsider plans to involve the Indonesian Military (TNI) in managing religious harmony. On 1 July, Religious Affairs Ministry spokesman Oman Fathurahman said that the TNI would advocate “moderation” in the practice of religion, and would encourage Religious Harmony Forums (FKUB) to...

Rencana pelibatan TNI dalam mengelola kerukunan, seperti disebutkan Juru bicara Kemenag, harus ditimbang lagi masak-masak. Ini mengkhianati semangat Reformasi yang mendorong agar berbagai masalah terkait kerukunan diatasi masyarakat (dengan difasilitasi pemerintah) melalui musyawarah. Pelibatan TNI akan membawa kita kembali ke zaman Orde Baru, ketika aneka...

oleh. Husni Mubarok Sebuah artikel ilmiah baru melaporkan bahwa pengikut Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki tingkat intoleransi yang sama dengan umat Muslim Indonesia pada umumnya, dan dalam beberapa hal bahkan lebih intoleran. Artikel tersebut ditulis oleh Marcus Mietzner, pengajar ilmu politik di Australian National University, dan...

Setelah hampir lima bulan berlalu, pemerintah telah menyiapkan skenario baru dalam menghadapi Covid-19. Pemerintah Indonesia akan menerapkan tatanan normal baru (new normal), tujuannya adalah agar geliat ekonomi sektor riil dapat berangsur pulih. Kendati begitu, kondisi sekarang tidak memungkinkan untuk penerapannya, terlebih transmisi Covid-19 semakin meningkat....

Pemuka agama memiliki modal sosial yang kuat untuk terlibat mengatasi musibah Covid-19, karena mereka memiliki legitimasi, jaringan kelembagaan, dan pengaruh di masyarakat. Peran strategis mereka terutama diharapkan dalam membangun ketahanan komunitas dan menumbuhkan kesadaran tentang kesehatan. Hal tersebut dibahas dalam diskusi bertema “Solidaritas di Tengah...

Pandemi Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak pada tatanan sosial yang tak jarang menimbulkan masalah terkait kerukunan dan solidaritas masyarakat. Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama merespon situasi ini dengan menerbitkan Surat Edaran tentang pelibatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam penanganan...

Menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang Pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan perannya di masa pandemi Covid-19, Lembaga Advokasi dan Pendidikan Rakyat (LAPAR) Sulawesi Selatan menyelenggarakan diskusi bersama FKUB Provinsi Sulawesi Selatan, FKUB Kota Makassar, dan beberapa organisasi masyarakat (Ormas) yang ada...