Author: PUSAD Paramadina

Pandemi COVID-19 tidak hanya mengancam kesehatan, namun juga mengakibatkan dampak sosial yang membuat gesekan antar kelompok di masyarakat yang bisa mengancam kerukunan. Namun di sisi lain, pandemi COVID-19 juga menjadi momentum untuk memperkokoh kerukunan. Di berbagai daerah, berbagai kelompok masyarakat saling bahu membahu membantu kelompok...

Menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang Pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan perannya di masa pandemi Covid-19, Lembaga Advokasi dan Pendidikan Rakyat (LAPAR) Sulawesi Selatan menyelenggarakan diskusi bersama FKUB Provinsi Sulawesi Selatan, FKUB Kota Makassar, dan beberapa organisasi masyarakat (Ormas) yang ada...

Pandemi Covid 19 telah mengakibatkan lebih dari 4,2 juta orang terpapar virus di seluruh dunia. Pandemi ini juga telah mengakibatkan kesulitan ekonomi di banyak tempat di dunia. Dampak tersebut tak terkecuali dialami bangsa Indonesia, khususnya warga penghayat kepercayaan atau agama leluhur. Bagaimana penghayat kepercayaan/agama leluhur membangun ketangguhan...

Pandemi COVID-19 menjadi tantangan bagi semua lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa dan peneliti sosial. Hampir semua kampus dan pusat penelitian sosial kini beraktivitas dari jarak jauh. Saat para pekerja medis dan para saintis bekerja keras siang dan malam melawan wabah ini, para peneliti sosial seolah “tidak...

Peran agamawan dalam menghambat penyebaran Covid-19 di Indonesia sangat penting. Di masyarakat imbauan agamawan masih sangat didengarkan, namun hal itu tidak semudah yang dibayangkan. Perlu ada sinergi antara pemerintah dengan agamawan agar tujuan tersebut terlaksana. Misalnya menganjurkan  warga untuk beribadah di rumah. Lantas bagaimana agamawan di...

Pandemi Covid-19 menghantam semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk para Penghayat Kepercayaan dan Agama Leluhur. Sebagai kelompok minoritas, apakah mereka mempunyai cara-cara tersendiri dalam menghadapi pandemi? Dan bagaimana cara mereka membangun komunitas yang tangguh dalam menanggulangi dampak negatif akibat Covid-19? Bermula dari pertanyaan itulah, Rumah...

Seberapa buruk peradaban saat ini tampak setelah virus Corona menyebar ke seluruh dunia? Sejauh mana Pandemi Covid 19 menjadi portal bagi normalitas baru? Model peradaban baru macam apa yang dibayangkan pasca pandemi Covid 19? KawanMuda, jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share ya. Terima Kasih. https://www.youtube.com/watch?v=8Nw9e4dia-0&t=1s...

Diskusi daring seputar pandemi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Paramadina sudah memasuki seri ketiga. Kali ini tema yang diangkat adalah “Wabah Corona dan Kritik Atas Peradaban”. Pemilihan tema tersebut berangkat dari pertanyaan seberapa buruk wajah peradaban saat ini setelah virus...

Nathanael Gratias Sumaktoyo, sarjana dalam bidang ilmu politik baru saja menerbitkan artikel berjudul “A Price for Democracy? Religious Legislation and Religious Discrimination in Post-Soeharto Indonesia,” di Bulletin of Indonesian Economic Studies (2020). Dalam artikel tersebut, dia mengemukakan bahwa berbagai studi telah mengemukakan keprihatinan akan menurunnya...

Sejauh mana bencana dan wabah semacam pandemi Covid-19 menuntun umat manusia mengenali yang Illahi? Pandangan spiritualitas semacam apa yang paling dibutuhkan dalam menghadapi pandemi Covid-19? Apakah spiritulitas tersebut dapat diperoleh dari agama-agama yang ada atau membutuhkan jalan spritualitas baru? KawanMuda, jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar...