Author: Irsyad Rafsadi

Bahan diskusi di Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan Antaragama, Jakarta, Senin 29 April 2013. Tulisan singkat ini ingin membahas tiga pendekatan atau model utama dalam penanganan konflik sosial-keagamaan. Ketiganya adalah (1) pendekatan berbasis kekuatan dan kekuasaan, (2) pendekatan berbasis hak, dan (3) pendekatan berbasis kepentingan. Beberapa gagasan...

[caption id="attachment_6170" align="alignnone" width="620"] Papan segel yang dikeluarkan Pemerintah Kota Bekasi dipasang di tembok pagar Masjid Ahmadiyah Almisbah di Jalan Terusan Pangrango, Jatibening 2, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/2). TEMPO/Dian Triyuli Handoko[/caption]   TEMPO.CO, Yogykarta: Pemerintah tak bisa hanya mengandalkan kepolisian dalam menyelesaikan sengketa dan konflik atas tempat...

Oleh: Abid, Bandiyah, Dining, Fuad, Ryan[1] PERAYAAN NATAL Bersama di pengujung 2012 itu meriah. Digelar di sebuah gedung olahraga, jemaat memenuhi kursi-kursi yang biasanya diisi oleh penonton dalam sebuah pertandingan. Mereka duduk di empat sisi tribun, dan di tengah terdapat podium lengkap dengan pohon Natal yang...

Mengurai Bentuk-bentuk Kerjasama dan Kemitraan Masyarakat dan Polisi dalam Menangani Kekerasan dan Konflik Sosial. Sampai saat ini masih hangat dan bahkan di sejumlah tempat di negeri ini masih ‘panas’ bagaimana konflik berlatar perbedaan keyakinan terus terjadi. Rasa aman warganegara di dalam menjalankan agama dan keyakinan mereka...

Harus diakui, maraknya tindakan kekerasan atas nama agama (sunni-syiah di Sampang), pelaku aksi terorisme (Bandung, Solo) ini merupakan bukti nyata atas kegagalan pemerintah terhadap warganya dalam memberikan rasa aman, damai, perlindungan, hingga jaminan kebebasan beragama dan berkeyakinan yang telah diatur Undang-undang. Betapa tidak, hasil pemantauan konflik...

Sepatutnyakah bahasa-bahasa agama yang cenderung agresif dan menganjurkan kekerasan diberi kesempatan untuk memasuki ruang publik? Jika ya, mekanisme politik seperti apa yang bisa mewadahinya? Lantas, bagaimana membangun percakapan yang tepat antara agama dan yang sekular? Pertanyaan-pertanyaan tersebut mendominasi jalannya diskusi dan bedah buku “The Myth of...

Paper presented at Conference on "Pluralism vs Intolerance," Centre for Democratic Institutions, The Australian National University, Canberra, Australia, November 26, 2012. (Please, do not to be cited without permission)  Human rights institutes in Indonesia report an increase of incidents of sectarian and interreligious conflict in Indonesia. These include...

Tiga Hari Disembunyikan Tetangga di Rumah Sebelah [caption id="attachment_6160" align="alignnone" width="648"] Nicholaus Prasetya hingga kini masih merasakan kegetiran kerusuhan etnis 1998. Foto: Henny Galla Pradana/Jawa Pos[/caption] Toleransi atas ras, suku, agama, dan budaya hampir menjadi tema besar secara keseluruhan tulisan Nicholaus Prasetya. Ide besarnya tentang toleransi tanpa...

Kesamaan Kesamaan dari peristiwa pengeboman itu adalah pelakunya selalu membawa simbol-simbol Islam seperti penggalan ayat Al Quran dan kutipan hadist sebagai dasar pembenar aksi mereka. Sementara pelaku bom Bali yakni Imam Samudera Cs diketahui sebagai anggota jaringan Jamaah Islamiyah yang memiliki keterkaitan dengan kelompok militan Islam...

Makalah ini bermaksud memaparkan, memetakan dan mengevaluasi situasi advokasi pluralisme keagamaan di Indonesia saat ini. Advokasi pluralisme keagamaan di sini akan dilihat sebagai upaya sengaja dan terencana oleh para pegiatnya untuk terus memperluas dan memperdalam ruang lingkup serta pengaruh paham dan praktik pluralisme keagamaan. Sumber: Makalah ini...

This presentation was originally written for and presented at the International Conference on Religion, Business, and Contestation, Petaling Jaya, University of Malaya, 28 June 2012. In this presentation,  I will discuss three  interconnected  elements that depict current interreligious life in  Indonesia, which are the religious landscape, the...

Intoleransi masih menjadi momok bagi kehidupan berbangsa di negeri ini. masih terekam jelas di memori publik aksi-aksi kekerasan yang menyudutkan perbedaan. Terkait dengan permasalahan ini kiranya perlu adanya penyegaran pemikiran agar reflesi atas tindak-tindak intoleransi dimungkinkan. Merespon hal tersebut Forum Muda paramadina menyelenggarakan kegiatan “Sayembara Ahmad...

DATA BUKU Judul: Dari Kosmologi ke Dialog: Mengenal Batas Pengetahuan, Menentang Fanatisme Penulis: Karlina Supelli Penerbit: Mizan Cetakan: I, Desember 2011 Halaman: 280 halaman ISBN: 978-602-97633-5-5           Fenonema fanatisme kerap terjadi di negeri ini. Kuantitasnya cukup mengkhawatirkan. Laku merasa paling benar yang kemudian cenderung menegasikan sang liyan, adalah laku yang akan menghambat terbentuknya masyarakat yang majemuk....