Author: PUSAD Paramadina

After struggling to incorporate comprehensive reproductive health education in the Indonesian national school curricula, the Indonesian Government has added information on anatomical and normative aspects of reproduction and STDs/HIV/AIDS to the curricula of selected subjects. This paper assesses the content of primary and secondary school...

Pengantar Editor

Bagaimana Membaca Buku Ini dan Ucapan Terima Kasih
Buku yang ada di tangan pembaca ini adalah hasil penyuntingan lebih dari 15 tahun kerja intelektual dan pengajaran Prof. Dr. Nurcholish Madjid di Pusat Studi Islam Paramadina. Selama masa yang panjang itu, sejak berdirinya Yayasan Paramadina, sampai masa-masa menjelang reformasi, Cak Nur—panggilan akrab beliau—terus-menerus memberikan pada mahasiswa-mahasiswanya di Paramadina, gagasan-gagasan keberagamaan yang segar, inspiratif, berwawasan universal, kosmopolit, dan penuh kedalaman spiritual—bahkan kadang-kadang menantang berpikir ulang atas kepercayaan keagamaan tradisional selama ini. Dalam proses belajar itu, terbentuklah apa yang kemudian disebut “Komunitas Paramadina”––yaitu ribuan mahasiswa atau murid-murid Cak Nur yang secara intens terus-menerus mempelajari pemikiran Islam di Paramadina, selama bertahun-tahun hingga kini. Dalam proses pengajaran Cak Nur itu AlhamduliLâh sempat tersimpan rekaman ratusan jam perkuliahan Cak Nur, dan catatan-catatan (hand out), yang sayangnya tak terdokumentasi lagi tanggal pengajarannya itu.

Penulis: Ahmad Syafii Maarif, dkk. Penyunting: Ihsan Ali-Fauzi & Samsu Rizal Panggabean Editor: Husni Mubarak Penerbit: Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Yayasan Wakaf Paramadina Cetakan I, Mei 2010 Tebal: iv + 133 halaman 978-979-772-025-4   Seperti mewakili perasaan banyak orang, dalam buku ini Buya Ahmad Syafii Maarif secara terbuka menelanjangi ancaman kekerasan oleh kelompok Islam...

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Bahtiar Effendy menegaskan bahwa tantangan saat ini berbeda dengan tantangan yang dihadapi oleh Nurcholis Madjid (Cak Nur) ketika tahun 1970-an. Hal ini ia katakan, pada saat acara peringatan 40 tahun Pembaharuan Islam di Indonesia di kampus Universitas Paramadina, Kamis, (7/1).

TAHUN 2010 merupakan tahun ke-40 pembaruan pemikiran Islam. Selama kurun waktu itu bagaimana makna pembaruan pemikiran Islam? Untuk itu, di halaman ini kami turunkan catatan Sdr Usep Fathudin dan pada Halaman 4 juga terdapat tulisan H Nurcholish Madjid yang ditulisnya di Jakarta tanggal 2 Januari 1970. Mudah-mudahan bermanfaat.

Jakarta, Kompas - Pembaruan terhadap pemikiran Islam adalah panggilan zaman atas setiap perubahan masyarakat yang terjadi. Hambatan terbesar untuk melakukan pembaruan itu adalah sikap konservatif atas pandangan keagamaan yang kuat. Jika hasil pembaruan pemikiran itu justru dianggap kontroversial, itu hanya efek samping.

Baru-baru ini terbit tiga laporan tentang kebebasan beragama di Indonesia pada tahun 2008, yang ditulis oleh The Wahid Institute (WI), SETARA Institute (SI), dan Center for Religious and Cross-Cultural Studies (CRCS). Rilis ketiga laporan ini adalah terobosan penting bagi kampanye lebih lanjut kebebasan beragama di...

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengemukakan, perlawanan rakyat kepada institusi negara dalam berbagai bentuk belakangan ini bersumber dari perlakuan tidak adil atau perasaan ketidakadilan. Jusuf Kalla menyebutkan, konflik yang memicu kemarahan rakyat selalu bersumber pada perasaan ketidakadilan itu.

DIRILIS CNN pada 11 Maret 2001, sebuah foto memperlihatkan debu-debu tebal beterbangan di sekeliling patung Budha di lembah Bamiyan, Afghanistan. Foto itu menandai gagalnya dunia menahan rencana pemerintahan Islam Taliban, diumumkan dua minggu sebelumnya, untuk menghancurkan semua patung non-Islam di negeri itu. Awal Maret, ancaman itu...