Author: Ali Nursahid

Setiap tahun, Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD), Yayasan Paramadina, mengadakan Nurcholish Madjid Memorial Lecture (NMML) untuk mengapresiasi dan melanjutkan sumbangan almarhum Nurcholish Madjid, pendiri yayasan.  Kegiatan ini terdiri dari penyampaian pidato dan penerbitan buku karya seorang cendekiawan publik yang dikenal luas berkat pemikiran, aktivisme,...

Agama Islam tidak begitu saja menyerapkan suatu ciri kebangsaan secara pasif. Terdapat keterbukaan gagasan baru, toleransi, dan adaptasi sedemikian rupa oleh sebuah kelompok. Seperti pendapat sejumlah peneliti yang melihat di Jawa, bahwa Islam umumnya hanya bagaikan lapisan krem tipis di atas roti yang tebal, terbuat...

“Pengalaman adalah guru terbaik; manfaatkanlah pengalaman Anda dan pengalaman peserta didik.” Banyak teknik-teknik dan metode memfasilitasi sebuah forum dipraktikkan dan dipelajari di banyak tempat. Tak luput juga keterampilan memfasilitasi juga harus dikuasai oleh seorang peneliti, ataupun aktivis sosial lainnya. Sebuah training fasilitasi dibuat oleh Pusat Studi...

Paska mengikuti Muktamar NU ke-33 di Jombang lalu, kami mengunjungi rumah Nurcholish Madjid, yang biasa disapa Cak Nur, di Mojotengah, Jombang, Jawa Timur. Dari jalan raya utama, harus menyusuri jalan sepanjang delapan ratus meter untuk sampai ke dusun tempat kediaman keluarga Madjid tersebut. Dengan melewati...

Para teroritisi pendukung demokrasi menyebut demokrasi adalah agen perdamaian. Dengan menerapkan demokrasi, sebuah negara lebih condong pada perdamaian dan nirkekerasan tinimbang perang. Mereka mendaku bahwa demokrasi tidak berperang karena demokrasi berbagi kesamaan norma untuk hidup bersama, dan memiliki institusi domestik yang dapat menahan negara untuk...

Pada 1-5 Agustus 2015 Nahdlatul Ulama (NU) menggelar muktamar ke-33 di Jombang Jawa Timur. Terdapat empat pesantren yang menjadi tempat perhelatan: Bahrul Ulum Tambak Beras, Bahrul Ulum Peterongan, Manbaul Maarif Denanyar, dan Pesantren Tebu Ireng Jombang, disiapkan untuk tempat ribuan muktamirin yang hadir. Dengan tema...

Introduction to the Blog of the 2015 International Summer School on Pluralism, Development and Social Change, Puncak, Indonesia, July 28 – August 13 By Caroline Suransky, International Coordinator of the Summer School  The Kosmopolis Platform of the University of Humanistic Studies (the Netherlands), in cooperation with PUSAD-Paramadina and the Center for...

Setelah lebaran Idul Fitri, tradisi kupatan kerap dilaksanakan beberapa daerah di Jawa. Bermacam-macam bentuk, dari membuat ketupat, menggelar syukuran, pesta adat, ataupun membuang sesaji (larung) ke laut lepas. Namun kali ini ada yang berbeda dengan yang dilakukan oleh sejumlah warga di lereng pegunungan Kendeng di...

Summer School on Pluralism & Development Bogor 28th July-13th August 2015 Program The annual Summer School on Pluralism & Development involves a 3 week full time program of lectures, excursions, seminars, literature study, discussion, guided individual - and small group work and assignments.  Participants are selected...

JAKARTA, KOMPAS — Selama bertahun-tahun ini banyak kasus pelanggaran atas kebebasan beragama dan berkeyakinan yang tidak tertangani sehingga akhirnya menumpuk begitu saja. Salah satu kendala pemecahan masalah ini adalah pemahaman aparat pemerintah mengenai prinsip-prinsip hak kebebasan beragama yang masih minim. Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia...

Ashoka, raja Maurya yang memerintah sejak tahun 269-232 SM dikenang salah satu raja yang gemilang dalam sejarah India. Kumpulan titahnya yang terkenal mengandung nilai-nilai kemanusiaan adiluhung yang masih relevan untuk direnungkan hari ini. Namun, titahnya yang paling monumental adalah mengenai pluralisme di antara para penganut...

Separuh abad berlalu sejak kebijakan segregasi, kelompok Afro-Amerika masih mendapatkan stigma negatif dari kelompok kulit putih. Ada banyak penelitian mengenai stigma. Para psikolog sosial melakukan penelitian mengenai bagaimana mereka mekanisme intra-psikologis dalam mengatasi stigma/perlakuan rasis (di antaranya Crocker, Major dan Steele 1998; Clark et al....

Indonesia telah menampung sekitar 1.800 pengungsi asal Rohingya dan Bangladesh. Presiden Jokowi meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan kementerian terkait mengurus mereka dengan baik. Belakangan, bahkan muncul wacana pemerintah akan menyediakan pendidikan bagi anak-anak para pengungsi selama mereka di Tanah Air. Sikap dan tindakan pemerintah ini...