Publikasi

Kita sering bertanya apa yang dikerjakan polisi ketika terjadi konflik atau aksi-aksi kekerasan, termasuk yang mengatasnamakan agama, tapi sesudah itu kita segera melupakannya. Ini ironis: kita memerlukan polisi sebagai pihak terdepan dalam merawat kebersamaan kita, tapi seringkali kita tak memedulikannya, apalagi mendengar dan mengajak mereka...

Diskusi dan Peluncuran Monograf "Problematika Pendirian Gereja di Jabodetabek" berlangsung pada Selasa, 26 April 2011 di Ruang Sidang, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Jl. Salemba 10, Jakarta Pusat. Narasumber: Ahmad Syafii Mufid (Ketua FKUB DKI Jakarta) Sidney Jones (Peneliti ICG) Jeiry Sumampouw (PGI) Ihsan Ali-Fauzi (Direktur PUSAD Paramadina) Unduh catatan...

BERBAGAI peristiwa kekerasan terkait isu agama yang terjadi belakanganini di sejumlah tempat di Tanah Air sangat mungkin disebabkan tingkat dukungan masyarakat terhadap kekerasan dan tingkat kesediaan masyarakat untuk terlibat dalam kekerasan cukup tinggi. Tingginya tingkat dukungan dan kesediaan untuk terlibat dalam kekerasan terkait dengan isu...

Di dinding Facebooknya, seorang kawan menulis, “Agama gagal bawa perdamaian.” Itu sesudah dia berdiskusi dengan M. Dawam Rahardjo, seorang pakar yang juga guru yang amat saya hormati. Saya duga, otak dan hati mereka sedang panas melihat kasus-kasus kekerasan agama di Banten dan tempat-tempat lainnya. Dan...

Jakarta – Pada pengujung tahun 2010, dua lembaga swadaya masyarakat yang berupaya mendorong toleransi dan kesalingpengertian di Indonesia, yakni Moderate Muslim Society (MMS) dan Wahid Institute (WI), secara terpisah mempublikasikan hasil penelitian mereka tentang kehidupan beragama di Indonesia. Kedua lembaga ini melaporkan adanya peningkatan signifikan...

Bina damai berupaya memperkuat forum-forum partisipatoris dan prosedur-prosedur inklusif, menganggapnya lebih produktif dan efektif ketimbang pendekatan pengambilan keputusan yang otoritarian, hirearkis, dan eksklusioner. Strategi bina damai didasarkan pada pendampingan pihak-pihak dalam perundingan berdasarkan kepentingan bersama, atau mengikutsertakan pihak ketiga untuk memfasilitasi proses tersebut. Pendekatan bina...

Muhammad Abu-Nimer berkisah. Hari itu, Februari 1989 di kota Hebron, Tepi Barat, patroli Israel mengejar sekelompok pemuda (syabâb) setelah sebuah insiden pelemparan batu. Dalam pengejaran itu, salah seorangshabâb tersungkur, tewas tertembak. Kelompok shabâb marah, berbalik menyerang patroli Israel. Kebetulan salah seorang tentara terpisah dari patroli, lalu menjadi sasaran...

Pengantar Editor

Bagaimana Membaca Buku Ini dan Ucapan Terima Kasih
Buku yang ada di tangan pembaca ini adalah hasil penyuntingan lebih dari 15 tahun kerja intelektual dan pengajaran Prof. Dr. Nurcholish Madjid di Pusat Studi Islam Paramadina. Selama masa yang panjang itu, sejak berdirinya Yayasan Paramadina, sampai masa-masa menjelang reformasi, Cak Nur—panggilan akrab beliau—terus-menerus memberikan pada mahasiswa-mahasiswanya di Paramadina, gagasan-gagasan keberagamaan yang segar, inspiratif, berwawasan universal, kosmopolit, dan penuh kedalaman spiritual—bahkan kadang-kadang menantang berpikir ulang atas kepercayaan keagamaan tradisional selama ini. Dalam proses belajar itu, terbentuklah apa yang kemudian disebut “Komunitas Paramadina”––yaitu ribuan mahasiswa atau murid-murid Cak Nur yang secara intens terus-menerus mempelajari pemikiran Islam di Paramadina, selama bertahun-tahun hingga kini. Dalam proses pengajaran Cak Nur itu AlhamduliLâh sempat tersimpan rekaman ratusan jam perkuliahan Cak Nur, dan catatan-catatan (hand out), yang sayangnya tak terdokumentasi lagi tanggal pengajarannya itu.

Penulis: Ahmad Syafii Maarif, dkk. Penyunting: Ihsan Ali-Fauzi & Samsu Rizal Panggabean Editor: Husni Mubarak Penerbit: Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Yayasan Wakaf Paramadina Cetakan I, Mei 2010 Tebal: iv + 133 halaman 978-979-772-025-4   Seperti mewakili perasaan banyak orang, dalam buku ini Buya Ahmad Syafii Maarif secara terbuka menelanjangi ancaman kekerasan oleh kelompok Islam...

Belakangan ini kata “Islamisme” makin sering digunakan. Selain di buku atau jurnal ilmiah, juga di penerbitan populer seperti koran. Kata ini merujuk kepada fenomena di mana Islam dipandang sebagai ideologi, bukan hanya sebagai agama. Selain untuk merujuk kepada ekspresi sosial-politik Islam, kata itu digunakan untuk...

Baru-baru ini Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mendesak Kepala Kepolisian RI agar menindak tegas mereka yang merusak tempat ibadah karena itu melanggar kebebasan beragama. Seperti diberitakan Kompas, Selasa (19/1), tuntutan itu disambut baik oleh Polri. Ini berita menggembirakan dan langkah penting. Tuntutan Komnas HAM patut didukung....